Perihal rasa sakit yang meninggalkan luka.
Memilikinya bukanlah sebuah aib yang perlu ditutup-tutupi. Justru itu adalah bukti bahwa sudah melalui kerasnya hidup. Luka tidak melulu tentang patah hati karena cinta. Tapi luka yang ku maksud lebih luas dari itu. Luka karena gagal meraih cita-cita, luka karena dikecewakan orang tua, luka karena di khianati sahabat terbaik, atau bahkan luka yang desebabkan oleh diri sendiri.
Yah, semua rasa sakit itu meninggalkan luka, yang sudah semestinya diobati. Butuh waktu untuk sembuh memang agar luka itu bisa kering. Namun itu bukan sebuah hambatan untuk bangkit dan melangkah kembali melaju mengikuti arus kehidupan. Ingat dunia ini cukup luas untuk mempedulikan lukamu, waktu tidak akan menunggu kamu sembuh untuk berputar. Bangkitlah sekarang, carilah penawarnya, dan raih bahagia yang seharusnya engkau genggam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar