Minggu, 30 Juni 2024

Kamu Perlu Didengar

Bukan hanya orang lain yang butuh di dengar, nyatanya diri sendiri lebih membutuhkannya.

Cukup lelah bergelut dengan diri sendiri, mengakui kelemahan serta kekurangan diri yang terus saja ditutup-tutupi. Memaksakan diri untuk tetap bergerak padahal mengontrol rasa sakitnya saja masih kewalahan. Mengiyakan banyak hal yang sebenarnya diluar jangkauan. Terus-terusan memaksa diri untuk terlihat sempurna, sampai akhirnya tidak sadar diri ini butuh didengar.

Lelah fisik rasanya tak begitu masalah, ada banyak obat penawarnya. Namun lelah jiwa bagaimana? Cape yang tak menentu, emosi yang tidak terkontrol, ingin mengungkapkan namun sulit, yang berujung pada rasa malas. Malas melakukan segala hal, hingga kehilangan waktu berharga yang seharusnya bisa digunakan untuk melakukan kegiatan yang produktif. Mirisnya ibadahpun juga ikut terbengkalai.

Lantas mau seperti apa kamu menjalani hidup ini, jika berdamai dengan diri sendiripun masih tak mampu?
Mari merenung sejenak, coba istirahatkan pikiran dan tenangkan hatimu. Pikirkan rasa sakit apa yang coba kau tutupi hingga sedemikian parahnya, dengarkan isi hatimu lalu temukan obatnya dalam sujud panjang yang perlahan terkikis karena kesibukkan.

Bukankah kau sudah tau, bahwa kau dimiliki oleh dzat yang mampu membolak-balikkan hati, yang mampu memecahkan masalahmu hingga tuntas. Lantas alasan apa yang mampu mematahkan keyakinanmu itu? Bergegaslah, karena ini untuk dirimu, lukamu ingin sembuh, kamu perlu didengar.

Tidak ada komentar:

Perkenalan

Saat ini, setelah waktu berlalu cukup lama. Aku baru teringat kalau aku belum memperkenalkan diri dengan benar. Maka, izinkan aku melakukann...