Minggu, 14 Juli 2024

Puisi



Baru saja kita keluar dari dermaga

Sejengkal diterpa bena, kepalamu sudah tertunduk saja.

Bagaimana bisa kau menaklukkan samudra, jika kalah dengan amarah riak yang tak seberapa?

Angkat kepalamu, Tuan!

Samudra di depan sana menanti untuk kau arungi

Seorang yang gagah perkasa tak pantas terduduk lemas hanya karena terhempas arus yang tak deras

Mahkotamu mahal!

Tidak adil jika itu harus pecah hanya karena nista lidah tak bertulang

Barangkali mereka iri melihatmu sudah berlayar jauh mendekati mimpi yang mereka cintai

Biarlah, kau hanya perlu mengabaikan tanpa harus meratapi

Angkat kepalamu, Tuan!

Taklukan riak atau riak yang tegak

 

 


Tidak ada komentar:

Perkenalan

Saat ini, setelah waktu berlalu cukup lama. Aku baru teringat kalau aku belum memperkenalkan diri dengan benar. Maka, izinkan aku melakukann...